PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Desa adalah lembaga kemasyarakatan yang berfungsi sebagai mitra pemerintah untuk memberdayakan perempuan dan mewujudkan kesejahteraan keluarga di tingkat desa. Organisasi ini menjadi ujung tombak pembangunan masyarakat, dengan fokus utama pada peningkatan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
Struktur dan program kerja PKK Desa dijalankan melalui empat kelompok kerja (Pokja) utama:
1. Pokja I: Bidang Pembinaan Karakter dan Gotong Royong
Fokus pada penanaman nilai-nilai moral, kerukunan, dan kesadaran hukum dalam keluarga.
- Penyuluhan pola asuh anak dan remaja.
- Pemahaman nilai-nilai Pancasila.
- Pembinaan kesadaran bela negara dan pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
2. Pokja II: Bidang Pendidikan, Keterampilan, dan Pengembangan Koperasi
Fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi.
- Pengelolaan pendidikan usia dini (PAUD) dan Bina Keluarga Balita (BKB).
- Pelatihan keterampilan dan kerajinan untuk ibu-ibu.
- Pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan koperasi.
3. Pokja III: Bidang Pangan, Sandang, Perumahan, dan Tata Laksana
Fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pemanfaatan lingkungan.
- Pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan (seperti program Aku Hatinya PKK).
- Penyuluhan gizi keluarga dan tata laksana rumah tangga.
- Pembinaan pola hidup bersih dan pemanfaatan sandang (pakaian) yang sehat.
4. Pokja IV: Bidang Kesehatan, Lingkungan, dan Perencanaan Sehat
Fokus pada derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik.
- Dukungan untuk Posyandu (Pemeriksaan ibu hamil, balita, dan imunisasi).
- Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Gerakan Keluarga Sadar Lingkungan dan Keluarga Berencana (KB).
Gerakan PKK menjangkau lapisan masyarakat terbawah melalui kelompok Dasawisma, yaitu kelompok yang terdiri dari 10-20 kepala keluarga bertetangga untuk memudahkan koordinasi dan pelaksanaan program.